Walhi: Sampah Plastik Bahaya Laten Lingkungan  

Reporter

Komunitas Bank Sampah Hijau Selaras Mandiri Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta, meramaikan acara Hari Peduli Sampah Nasional dengan kostum yang terbuat dari plastik dan sampah plastik saat Car Free Day di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, 21 Februari 2016. Tempo/Rezki

TEMPO.CO, Palembang - Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumatera Selatan mengajak masyarakat dan produsen meninggalkan produk tidak ramah lingkungan, seperti kantong plastik. Direktur Walhi Sumatera Selatan Hadi Jatmiko menjelaskan, peringatan Hari Peduli Sampah Nasional merupakan momen mengurangi ketergantungan masyarakat pada plastik, bukan sekadar memasyarakatkan kantong plastik berbayar.

"Sampah plastik menjadi salah satu persoalan laten lingkungan hidup karena daya cemarnya terakumulasi," kata Hadi, Minggu, 21 Februari 2016.

Adapun pada 21 Februari 2005, banyak jiwa melayang dan dua kampung tertimbun kemudian tergulung oleh longsoran sampah yang berasal dari Tempat Pembuangan Akhir Leuwigajah. Inilah yang kemudian menjadi peringatan Hari Peduli Sampah Nasional secara resmi setiap 21 Februari. (Baca juga: Menteri Ferry: Kantong Plastik Adalah Bencana)

Menurut Hadi, sampah telah menjadi salah satu sumber bencana ekologis karena dampak akumulasinya mampu merusak dan menurunkan daya dukung serta daya tampung lingkungan hidup. Alasan produsen menggunakan kemasan plastik karena merupakan satu-satunya cara paling efisien dalam produksi, menurut Hadi, keliru. Sebab, dampak besar yang dihasilkan tidak diperhitungkan. "Pihak yang paling dirugikan adalah masyarakat dan lingkungan hidup," ujarnya.

Walhi Sumatera Selatan menilai, kebijakan kantong plastik berbayar jangan sampai menjadi modus pengalihan tanggung jawab perusahaan kepada konsumen. Solusi jangka pendek yang tepat adalah barter sampah plastik dengan kantong kemasan dari retail, pusat perbelanjaan, dan produsen. Kantong kemasan ini mesti ramah lingkungan. Sampah plastik  tersebut harus dikelola oleh pe-retail dan perusahaan yang menggunakan kemasan plastik. (Baca juga: Sampah di Indonesia Mencapai 64 Juta Ton Per Tahun)

Wali Kota Palembang Harnojoyo optimistis kebijakan kantong berbayar di sejumlah mal dan pusat perbelanjaan dapat menekan penggunaan kantong plastik tak ramah lingkungan. Hal itu dikemukakannya di sela peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2016, ditandai dengan deklarasi penggunaan kantong plastik berbayar bagi konsumen yang berbelanja di seluruh retail. "Kita mulai sekarang mengurangi sampah plastik," katanya.



PARLIZA HENDRAWAN






Polisi Tahan Anggota DPRD Palembang Tersangka Penganiayaan

39 hari lalu

Polisi Tahan Anggota DPRD Palembang Tersangka Penganiayaan

Syukri Zen dikenakan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.


Jadi Tersangka Penganiayaan, Anggota DPRD Palembang Diancam 5 Tahun Penjara

39 hari lalu

Jadi Tersangka Penganiayaan, Anggota DPRD Palembang Diancam 5 Tahun Penjara

Tindak penganiayaan yang dilakukan tersangka MZ terekam video amatir berdurasi 15 detik dari seorang warga yang juga sedang mengantre BBM.


Sensasi Makan Pindang Terapung di Tepian Sungai Musi

25 Juli 2022

Sensasi Makan Pindang Terapung di Tepian Sungai Musi

Lokasinya di pinggiran Sungai Musi, Kota Palembang membuat sensasi makannya makin intim dan unik.


Ratusan Ribu Ikan Bandeng Nelayan Semarang Mati, Diduga Tercemar Limbah Industri

6 Juli 2022

Ratusan Ribu Ikan Bandeng Nelayan Semarang Mati, Diduga Tercemar Limbah Industri

Warga menduga kematian ikan bandeng di keramba tersebut akibat limbah dari Kawasan Industri Lamicitra.


Libur Sekolah, Pelabuhan Tanjung Api-api Banyuasin Antisipasi Lonjakan Penumpang

20 Juni 2022

Libur Sekolah, Pelabuhan Tanjung Api-api Banyuasin Antisipasi Lonjakan Penumpang

Umumnya masyarakat mengisi libur sekolah dengan naik kapal dari Pelabuhan Tanjung Api-api, Banyuasin, ke Tanjung Kalian, Muntok, Bangka Belitung.


Asal Usul di Balik Nama Pempek Palembang

20 Juni 2022

Asal Usul di Balik Nama Pempek Palembang

Di beberapa literatur disebutkan nama makanan pempek sudah ada sejak abad VII di masa Kerajaan Sriwijaya. Yakni nama seorang warga etnis Tionghoa.


4 Rekomendasi Wisata di Kota Palembang

20 Juni 2022

4 Rekomendasi Wisata di Kota Palembang

Kota Palembang yang terkenal sebagai kota Pempek ini, ternyata tak hanya kota yang memiliki beragam kuliner tapi punya destinasi wisata bersejarah.


5 Kuliner Kota Palembang Bukan Cuma Pempek, Ada Celimpungan, Apakah itu?

17 Juni 2022

5 Kuliner Kota Palembang Bukan Cuma Pempek, Ada Celimpungan, Apakah itu?

Kota Palembang dikenal sebagai kota tertua di Indonesia. Kuliner khas daerah ini pun berlimpah, tidak cuma pempek tapi ada celimpungan pula.


1339 Tahun Kota Palembang, Kota Tertua di Indonesia Sejak Kapan?

17 Juni 2022

1339 Tahun Kota Palembang, Kota Tertua di Indonesia Sejak Kapan?

Kota Palembang ini ibu kota Sumatera Selatan sekaligus kota terbesar kedua di Sumatera setelah Medan. Hari ini 17 Juni, Palembang berusia 1339 tahun.


Pemkot Palembang Optimalkan Perpustakaan Keliling saat Ramadan

5 April 2022

Pemkot Palembang Optimalkan Perpustakaan Keliling saat Ramadan

Perpustakaan keliling diharapkan dapat menemani masyarakat menjalankan puasa Ramadan dengan buku bacaan yang dapat menambah pengetahuan serta wawasan.