Ligwina: Panen Mas Bukan Usaha Investasi Bodong  

Reporter

Editor

Muchamad Nafi

Ligwina Poerwo-Hananto. dok TEMPO/Rosdianahangka

TEMPO.CO, Jakarta - Financial planner dari PT Quantum Magna, Ligwina Hananto, menyatakan CV Panen Mas bukan perusahaan bodong. Ketika menyurvei perusahaan yang bergerak di bidang agrobisnis itu, dia mendapati kebun dan kandang milik perusahaan tersebut.

Masalah muncul, kata Ligwina, ketika pemilik CV Panen Mas, Ari Pratomo, kabur membawa uang nasabah. "Ini ada kesalahan dalam manajemen perusahaan saja. Di tengah jalan dia kabur dan buron," kata Ligwina melalui pesan pendek kepada Tempo, Senin, 17 Februari 2014.

Kaburnya Ari inilah yang kemudian memunculkan dugaan penipuan investasi. Nah, terakhir kali Ligwina berkomunikasi dengan Ari pada November tahun lalu. Saat itu dia bertemu Ari di dalam penjara di Sukabumi. "Kami menemuinya karena khawatir tidak ada solusi untuk klien," katanya.

Untuk membantu klien, Ligwina menambahkan, pihaknya membuat program tanam ulang. "Tapi ini masih masa percobaan dan mudah-mudahan membantu klien," ucapnya. (Baca pula: Apa Kata Ligwina atas Dugaan Penipuan Investasi?)

Dia juga menyatakan pihaknya telah mencapai kata sepakat dengan Hery ihwal persoalan investasi. "Masalah sudah selesai dengan Hery dan sudah disetujui. Kalau masalah hukum kami serahkan ke konsultan hukum."

Hery adalah warga Bandung, salah satu nasabah Panen Mas. Dalam rubrik pembaca sebuah harian nasional, Hery mengungkapkan kekesalannya karena merasa ditipu oleh Ligwina. Pasalnya, perancang keuangan inilah yang menawarkan CV Panen Mas sebagai tempat berinvestasi kepada Hery. Namun, dalam perjalanannya, pemilik Panen Mas kabur. Hery mengaku rugi sampai ratusan juta dalam investasi tersebut.

ERWAN HERMAWAN

Terpopuler:
Ustad Hariri Nyaris Lempar Mikrofon ke Bos Entis
Kunjungi Korban Kelud, Ini Kereta Ani Yudhoyono
Cinta Penelope Diajak Nikah Siri Ustad Hariri
Kantor Dikosongi, Wali Kota Risma Bersiap Mundur?
2 Remaja Ganggu Pengamanan Kunjungan SBY ke Kelud
Sambut SBY, Fasilitas Pengungsi Kelud 'Dihias'
Insiden Ustad Hariri Injak Kepala Jadi Lagu
Status Gunung Kelud Turun Jadi Siaga






OJK Terbitkan Aturan Baru Pedoman Manajer Investasi, Investor Reksa Dana Lebih Terlindungi?

11 hari lalu

OJK Terbitkan Aturan Baru Pedoman Manajer Investasi, Investor Reksa Dana Lebih Terlindungi?

OJK baru saja menerbitkan aturan terbaru mengenai pengawasan pasar modal melalui POJK No.17/2022 tentang Pedoman Perilaku Manajer Investasi,


BP Tapera Tanamkan Rp 169,5 Miliar di Pasar Uang Syariah

26 hari lalu

BP Tapera Tanamkan Rp 169,5 Miliar di Pasar Uang Syariah

KIK Pemupukan Dana Tapera Pasar Uang Syariah merupakan produk di pasar modal yang diperuntukkan bagi pengelolaan Dana Pemupukan Dana Tapera.


Satgas Investasi Temukan 13 Entitas Investasi Bodong, Korban Diminta Segera Cairkan Dana

38 hari lalu

Satgas Investasi Temukan 13 Entitas Investasi Bodong, Korban Diminta Segera Cairkan Dana

Satgas Waspada Investasi telah mendesak para pelaku penawaran investasi bodong untuk mengembalikan dana masyarakat.


OJK: Indeks Saham Syariah Meningkat 10,79 Persen

53 hari lalu

OJK: Indeks Saham Syariah Meningkat 10,79 Persen

OJK mencatat nilai kapitalisasi pasar atas saham syariah secara ytd juga mengalami peningkatan sebesar 11,79 persen.


Dewan Komisioner OJK Periode 2022-2027 Resmi Dilantik

20 Juli 2022

Dewan Komisioner OJK Periode 2022-2027 Resmi Dilantik

Pengucapan sumpah jabatan dilakukan oleh Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota Dewan Komisioner OJK di hadapan Ketua Mahkamah Agung Anwar Usman.


Nasabah Bumiputera Cerita Gagal Bangun Masjid Akibat Polis Tak Cair

23 Mei 2022

Nasabah Bumiputera Cerita Gagal Bangun Masjid Akibat Polis Tak Cair

Korban gagal bayar klaim polis asuransi Bumiputera, Lucky Datau Gasing, bercerita batal membangun masjid untuk memenuhi wasiat mendiang suaminya.


BRI Dukung Acara Gernas BBI di Sumatera Barat

18 April 2022

BRI Dukung Acara Gernas BBI di Sumatera Barat

BRI bertindak sebagai kurasi produk lokal unggulan dari pelaku UMKM yang ingin ikut serta kegiatan ini.


Ketua MPR Minta OJK Percepat Transformasi Digital Sektor Keuangan

11 April 2022

Ketua MPR Minta OJK Percepat Transformasi Digital Sektor Keuangan

Perkembangan fintech dan kripto semakin pesat di Indonesia


Siapa Komisioner OJK Pilihan Pemerintah

16 Februari 2022

Siapa Komisioner OJK Pilihan Pemerintah

Sejak awal Januari 2022, seleksi calon Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2022-2027 telah menarik perhatian banyak kalangan.


Pakar: Calon Anggota DK OJK Harus Paham Ekonomi Digital

10 Februari 2022

Pakar: Calon Anggota DK OJK Harus Paham Ekonomi Digital

Anggota dewan komisioner terpilih perlu menunjukan totalitas dan komitmen untuk mengembangkan sektor ekonomi digital seperti halnya bidang usaha fintech.