Tingkatkan Kinerja Legislasi DPR, Ini Saran Ibas  

TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhi Baskoro Yudhoyono alias Ibas mengusulkan pengurangan kuantitas masa reses Dewan Perwakilan Rakyat untuk menggenjot kinerja legislasi parlemen. Jalan keluar ini dinilai lebih baik ketimbang mengurangi periode masa reses.
 
"Setahun kan lima kali reses. Jadikan saja, misalnya, empat kali reses dalam setahun," kata Ibas di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu, 20 Januari 2016.

Ibas menilai masa reses ini penting karena setiap anggota DPR memiliki kewajiban mengunjungi konstituennya. Wilayah konstituen masing-masing anggota DPR juga berbeda-beda. "Misalnya di Papua. Sekali perjalanan 2 hari. Waktu reses 9 hari. Belum lagi reses komisi, 3-5 hari. Total sudah 14 hari," katanya.

Anggota DPR pun, menurut Ibas, juga memiliki tugas untuk menyosialisasikan program empat pilar di daerahnya masing-masing. "Karena itu, periode reses mesti disesuaikan dengan masa kunjungan kerja itu. Kalau tidak, nanti bertabrakan dengan pertanggungjawabannya," kata putra kedua mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu.

Ketua DPR yang baru saja dilantik, Ade Komarudin, berencana untuk memperpendek masa reses DPR menjadi maksimal dua pekan. Dia mengklaim rencana itu telah disepakati semua fraksi di DPR. Ade berujar, rencana itu diperlukan agar anggota Dewan dapat lebih fokus dalam membuat undang-undang.

Menurut Ade, minimnya pembuatan Undang-Undang oleh DPR disebabkan banyaknya kunjungan para anggota Dewan ke luar negeri. Karena itu, Ade pun berencana membatasi kunjungan-kunjungan ke luar negeri yang banyak dilakukan panitia-panitia khusus bentukan DPR.

Soal ini, Ibas lagi-lagi tak sependapat dengan Ade. Menurut dia, tidak semua kunjungan ke luar negeri itu salah. Bisa jadi, anggota Dewan yang melakukan studi banding ke luar negeri memang betul-betul mencari ilmu yang tidak dapat diperoleh di Indonesia. "Belum tentu ke luar negeri itu jalan-jalan. Sebaiknya, ada beberapa kegiatan yang diperbolehkan," katanya.

ANGELINA ANJAR SAWITRI






Ibas SBY ke Kaki Gunung Lawu, Mampir ke Air Terjun Legenda Jaka Tarub

23 April 2022

Ibas SBY ke Kaki Gunung Lawu, Mampir ke Air Terjun Legenda Jaka Tarub

Politikus Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas SBY mengendarai sepeda motor dan berjalan kaki menuju air terjun Srambang di Ngawi.


RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual Masih Terganjal Dukungan Fraksi di DPR

27 November 2021

RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual Masih Terganjal Dukungan Fraksi di DPR

Rapat pleno di Badan Legislatif (Baleg) DPR RI untuk mengambil keputusan terhadap naskah RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) masih terkendala dukungan fraksi.


Jelang Pilpres 2024, Beberapa Parpol Ini Potensial Jadi Rumah Ridwan Kamil

7 Oktober 2021

Jelang Pilpres 2024, Beberapa Parpol Ini Potensial Jadi Rumah Ridwan Kamil

Moncernya karier dan tingginya popularitas Ridwan membuat sejumlah partai mendekatinya. Berikut jejak kedekatan Ridwan Kamil dan sejumlah parpol


Alasan AHY Umumkan Pengurus Demokrat di Akhir Batas Waktu

16 April 2020

Alasan AHY Umumkan Pengurus Demokrat di Akhir Batas Waktu

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjelaskan alasan mengumumkan struktur kepengurusan partainya di batas akhir waktu..


Kasus Jiwasraya, Fraksi Demokrat Dorong Penuntasan Menyeluruh

29 Januari 2020

Kasus Jiwasraya, Fraksi Demokrat Dorong Penuntasan Menyeluruh

Ketua Fraksi Partai Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat RI, Edhie Baskoro Yudhoyono menyatakan sikap fraksinya terkait kasus PT Asuransi Jiwasraya.


TII: Prolegnas 2020-2024 Cerminkan DPR Masih Gandrungi Kuantitas

23 Desember 2019

TII: Prolegnas 2020-2024 Cerminkan DPR Masih Gandrungi Kuantitas

Dia menekankan daftar Prolegnas 2020-2024, yang masih memperlihatkan watak kelembagaan DPR yang menggandrungi kuantitas.


Baleg DPR Berencana Pangkas Jumlah RUU Prolegnas Prioritas 2020

19 Desember 2019

Baleg DPR Berencana Pangkas Jumlah RUU Prolegnas Prioritas 2020

Jumlah RUU Prolegnas 2020 sebenarnya sudah berkurang dari tahun sebelumnya yang berjumlah 55 RUU. Namun jumlah tersebut dinilai masih banyak.


Formappi: Prolegnas 2020 Sudah Jadi Keranjang Sampah

19 Desember 2019

Formappi: Prolegnas 2020 Sudah Jadi Keranjang Sampah

Menurut Lucius, Prolegnas dari periode ke periode pada akhirnya hanya menjadi pajangan.


Meski Diinterupsi, Pimpinan DPR Sahkan RUU Prolegnas 2020-2024

17 Desember 2019

Meski Diinterupsi, Pimpinan DPR Sahkan RUU Prolegnas 2020-2024

Ace Hasan menilai 248 RUU itu perlu dikaji lagi.


Baleg Mendapat Masukan 451 RUU Prolegnas DPR 2019-2024

4 Desember 2019

Baleg Mendapat Masukan 451 RUU Prolegnas DPR 2019-2024

DPR 2019-2024 menargetkan 135 UU disahkan.