Ini Isi SMS Teror Guru Honorer ke Menteri Yuddy

Reporter

Editor

Zed abidien

Kerusakan Kantor redaksi mingguan Charlie Hebdo setelah di lempar bom Molotov di Paris Perancis. REUTERS/Benoit Tessier

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Yuddy Chrisnandi mendapat pesan pendek (SMS) teror yang mengancam keselamatan jiwa dia dan keluarganya. Pengirim pesan tersebut diduga adalah Mashudi, 38 tahun, seorang guru honorer asal Brebes, Jawa Tengah.

Bunyi pesan teror itu adalah, “Asu yudi goblog jadi menpan rusak, kami bisa hilang kesabaran tak bantai nt dan keluargamu ! hati2 ini akan jd kenyataan.” Pesan itu dikirim oleh nomor 087730837371, yang diduga milik Mashudi, langsung ke nomor telepon seluler pribadi milik Yuddy, sekitar Desember 2015 hingga Februari 2016.

“Pesan itu mengancam dan dikirim berulang kali,” ujar Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Herman Suryatman, ketika dihubungi Tempo, Kamis, 10 Maret 2016.

Herman menuturkan, karena pesan teror itu dinilai sudah keterlaluan, maka ancaman ini pun dilaporkan oleh Reza Pahlevi, sekretaris pribadi Yuddy, ke tim Cybercrime Polda Metro Jaya, pada 28 Februari 2015. “Itu bukan lagi hate speech ya, ini keterlaluan jadi itulah kenapa dilaporkan,” katanya. Berdasarkan pendalaman dan penyelidikan polisi, akhirnya terduga pengirim SMS itu dapat diidentifikasi dan ditangkap.

Lebih lanjut, Herman mengatakan pelaporan itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan latar belakang Mashudi, yang diketahui berprofesi sebagai guru honorer. “Saat melaporkan ke polisi, pelapor yakni saudara Reza dan Pak Yuddy sama sekali tidak mengenal identitas yang bersangkutan,” ujarnya. Dia berujar yang dilaporkan ke polisi saat itu ada ancaman yang dikirim melalui nomor telepon yang tidak jelas siapa pemiliknya.

Status sebagai tenaga kerja honorer, menurut Herman, baru terungkap setelah polisi menangkap Mashudi. “Karena itu kami meminta kepada semua pihak untuk melihat persoalan ini secara jernih dan proporsional,” katanya. Mashudi sendiri ditangkap pada Kamis, 3 Maret lalu.

Juru bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Mohammad Iqbal, mengatakan pelaku meneror Yuddy karena rasa bencinya, sebab tak kunjung diangkat menjadi guru tetap. Dalam kesehariannya, Mashudi mengajar sebagai guru honorer di SMAN 1 Ketanggung, Brebes.

Pelaku ditangkap di rumahnya yang beralamat di Desa Luwunggede Nomor 33, RT 01 RW 04, Larangan, Brebes, Jawa Tengah. "Barang bukti berupa satu buah HP pelaku merek Cross dan 2 buah simcard XL dan Indosat," kata Iqbal kemarin

Dalam perkara teror ini pelaku dijerat Pasal 29 dan atau Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Pasal 335 dan atau Pasal 336 dan atau Pasal 310/311 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 9 tahun.

GHOIDA RAHMAH | DESTRIANITA K.






Sejarah Hari Guru Sedunia yang Diperingati Setiap 5 Oktober

7 jam lalu

Sejarah Hari Guru Sedunia yang Diperingati Setiap 5 Oktober

Setiap 5 Oktober, diperingati sebagai hari Hari Guru Sedunia sejak tahun 1994. Bagaimana sejarahnya?


Langkah Mengakses Perencanaan Berbasis Data di Rapor Pendidikan

13 hari lalu

Langkah Mengakses Perencanaan Berbasis Data di Rapor Pendidikan

Platform Rapor Pendidikan memiliki berbagai fitur, salah satunya adalah Perencanaan Berbasis Data


Ketum PGRI Temui Jokowi Minta Tunjangan Guru Tak Dihapus di RUU Sisdiknas

13 hari lalu

Ketum PGRI Temui Jokowi Minta Tunjangan Guru Tak Dihapus di RUU Sisdiknas

Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi mengatakan tunjangan tersebut bukan sekedar uang, melainkan penghargaan terhadap profesi guru dan dosen.


Bertemu Presiden, PGRI Minta Tunjangan Profesi di RUU Sisdiknas Dipertahankan

13 hari lalu

Bertemu Presiden, PGRI Minta Tunjangan Profesi di RUU Sisdiknas Dipertahankan

PGRI mengusulkan agar tunjangan profesi guru dan dosen tidak dihapus dalam RUU Sisdiknas


Dirapel Setahun, Tunjangan Insentif Guru Non-PNS Cair Paling Lambat November

14 hari lalu

Dirapel Setahun, Tunjangan Insentif Guru Non-PNS Cair Paling Lambat November

Kementerian Agama (Kemenag) sedang memproses pencairan tunjangan insentif bagi guru madrasah bukan pegawai negeri sipil (PNS).


Pendaftaran Pendidikan Profesi Guru Prajabatan Ditutup 26 September, Segera Daftar

18 hari lalu

Pendaftaran Pendidikan Profesi Guru Prajabatan Ditutup 26 September, Segera Daftar

Kemendikbud mengatakan bagi yang sudah lulus sarjana dan memiliki keinginan dan semangat menjadi guru, maka dapat mengikuti PPG Prajabatan.


Dibuka September, Ini Syarat dan Cara Daftar PPPK Guru 2022

19 hari lalu

Dibuka September, Ini Syarat dan Cara Daftar PPPK Guru 2022

Pemerintah membuka pendaftaran calon aparatur sipil negara berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk guru. Simak caranya.


Ini Kriteria Guru yang Bisa Ikut CASN 2022 untuk Menjadi PPPK

19 hari lalu

Ini Kriteria Guru yang Bisa Ikut CASN 2022 untuk Menjadi PPPK

Pembukaan lowongan calon aparatur sipil negara (CASN) tahun ini adalah untuk pemenuhan kebutuhan guru dan tenaga kesehatan nasional.


Lowongan CASN 2022 Dibuka untuk Guru, Tenaga Kesehatan dan Honorer

19 hari lalu

Lowongan CASN 2022 Dibuka untuk Guru, Tenaga Kesehatan dan Honorer

Pemerintah akan membuka lowongan untuk calon aparatur sipil negara (CASN) pada tahun ini. Rencananya seleksi dimulai pada pekan ke-3 September 2022.


Menolak Transgender, Guru di Irlandia Diperkarakan

25 hari lalu

Menolak Transgender, Guru di Irlandia Diperkarakan

Seorang guru di Irlandia menolak menyebut murid transgender dengan sebutan khusus karena bertentangan dengan agama.