Polisi Cari Dimas Tompel yang Disebut Pembunuh Eno

Reporter

Tiga tersangka pembunuhan dan pemerkosaan Eno Farihah saat akan menuju TKP di Polda Metro Jaya, Jakarta, 17 Mei 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto

TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya mengatakan kemungkinan ada tersangka baru dalam kasus pembunuhan Eno Farihah, 18 tahun. Hal ini terkait dengan keterangan baru dari salah satu saksi kunci sekaligus tersangka kasus tersebut, Rachmat Arifin, soal siapa sebenarnya pembunuh Eno.

"Jika mereka menambahkan (keterangan), mungkin ada tersangka lain. Kami akan mendalami lagi. Tapi dengan catatan, itu bukan alasan dia untuk keluar dari jeratan hukum," kata Kepala Subdirektorat Reserse Mobil Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Budi Hermanto, Jumat, 10 Juni 2016.

Eno diduga dibunuh dan diperkosa di mes wanita pabrik plastik karyawan PT Polyta Global Mandiri, Kosambi, Tangerang, pada Kamis malam, 12 Mei 2016. Korban ditemukan dalam kondisi tewas mengenaskan pada Jumat pagi, 13 Mei 2016. Polisi menetapkan RAL, 15 tahun, Rachmat Arifin bin Hartono, dan Imam Harpriadi bin Muki alias Gemuk sebagai tersangka pembunuhan itu.

Dalam persidangan, Arifin mengaku tidak mengenal RAL. Ia malah mengatakan ada sosok lain, yang belakangan disebutkan bernama Dimas Tompel, yang membunuh Eno. Keterangan Arifin ini bertolak belakang dengan keterangan dia dalam berita acara pemeriksaan (BAP) pertama. Dalam BAP itu, ia bersama Imam Hapriyadi, tersangka pembunuh lain, menyatakan pembunuh Eno adalah RAL.

Belakangan, malah beredar surat permohonan maaf dari Arifin bahwa keterangan dia di pengadilan adalah bohong. Arifin, dalam surat tersebut, mengaku diancam RAL pada 25 Mei lalu agar melimpahkan kesalahan kepada Dimas Tompel.

Budi menjelaskan, selain didalami, keterangan Arifin akan disesuaikan dengan bukti-bukti yang dimiliki tim Polda Metro. Budi menuturkan bukti yang ada saat ini sudah sangat kuat condong memberatkan RAL. "Kepada mereka yang kami tangkap, dilakukan penahanan. Buktinya sudah cukup jelas," ucapnya.

Selain adanya bukti yang sudah jelas, Budi mengatakan nama Dimas Tompel tidak ada dalam BAP yang dibuat sebelumnya. Nama tersebut belum pernah muncul dalam keterangan Arifin dan Imam. Namun ia menuturkan akan memeriksa nama tersebut. "Masih kami dalami. Artinya, belum final dia (Dimas Tompel) ada atau enggak," tuturnya.

EGI ADYATAMA


 






Alec Baldwin Didakwa Pembunuhan Tak Sengaja atas Penembakan Halyna Hutchins

10 jam lalu

Alec Baldwin Didakwa Pembunuhan Tak Sengaja atas Penembakan Halyna Hutchins

Jaksa menuntut bintang film Alec Baldwin dengan dua pembunuhan tak sengaja atas insiden penembakan sutradara Halyna Hutchins tahun lalu.


Berusaha Palsukan Kematian, Wanita Irak Bunuh Beauty Blogger Aljazair di Jerman

12 jam lalu

Berusaha Palsukan Kematian, Wanita Irak Bunuh Beauty Blogger Aljazair di Jerman

Seorang wanita Irak berusia 23 tahun didakwa menikam sampai mati seorang beauty blogger Aljazair di Jerman.


Dikabarkan Hilang, Satu TKW Korban Wowon Serial Killer Ditemukan Masih Bekerja di Libya

14 jam lalu

Dikabarkan Hilang, Satu TKW Korban Wowon Serial Killer Ditemukan Masih Bekerja di Libya

Polisi mengidentifikasi satu korban Wowon serial killer masih bekerja di Libya, dalam kondisi sehat. Para TKW jadi korban penipuan penggandaan uang.


Satu TKW Korban Penipuan Wowon Serial Killer Melapor ke Posko Polres Cianjur

20 jam lalu

Satu TKW Korban Penipuan Wowon Serial Killer Melapor ke Posko Polres Cianjur

Hana, nama TKW itu, mengaku tertipu hingga Rp100 juta oleh komplotan Wowon serial killer dengan modus penggandaan uang berkedok investasi.


3 Peluru Menembus Tubuh Mahatma Gandhi 75 Tahun Lalu, Siapa Pembunuhnya?

2 hari lalu

3 Peluru Menembus Tubuh Mahatma Gandhi 75 Tahun Lalu, Siapa Pembunuhnya?

Pada 30 Januari 1948 Mahatma Gandhi meninggal dunia setelah tiga peluru menembus tubuhnya. Sepuluh hari sebelumnya percobaan pembunuhan dilakukan.


Mutilasi di Bekasi: Jejak Darah dan Uang Angela Hindriati di Tangan Ecky Listiantho

3 hari lalu

Mutilasi di Bekasi: Jejak Darah dan Uang Angela Hindriati di Tangan Ecky Listiantho

"Selamat ulang tahun" pesan terakhir Angela Hindriati kepada kakaknya sebelum dia hilang dan ditemukan menjadi korban mutilasi di Bekasi


Polisi: Rekonstruksi Kasus Wowon Serial Killer Tunggu Semua Fakta Terungkap

4 hari lalu

Polisi: Rekonstruksi Kasus Wowon Serial Killer Tunggu Semua Fakta Terungkap

Polisi masih mencari dua TKW yang diduga menjadi korban dalam kasus penipuan dan pembunuhan Wowon serial killer


Video Penganiayaan Tyre Nichols oleh Polisi Memphis Dirilis

4 hari lalu

Video Penganiayaan Tyre Nichols oleh Polisi Memphis Dirilis

Polisi dikecam karena menggunakan kekuatan berlebihan dalam menghadapi orang-orang kulit hitam.


Beberapa Fakta Mengenai Pembunuhan, Salah Satunya Pembunuh Tak Harus Psikopat

5 hari lalu

Beberapa Fakta Mengenai Pembunuhan, Salah Satunya Pembunuh Tak Harus Psikopat

Peneliti dari Amerika, Lawrence R. Samuel, melihat kembali kasus-kasus pembunuhan yang terjadi untuk menemukan alasan kenapa manusia membunuh.


Wowon Serial Killer Bisa Ubah Rasa Kopi Saset Jadi Asin, Pernah Uji Coba ke Tetangga

5 hari lalu

Wowon Serial Killer Bisa Ubah Rasa Kopi Saset Jadi Asin, Pernah Uji Coba ke Tetangga

Tetangga Wowon Serial Killer itu sempat menyesap kopi saset itu dan benar rasanya asin. Oleh anak tiri Wowon diminta memuntahkan segera. Kenapa?