Hari Keadilan, Relawan Desak Pembebasan Terpidana Kasus JIS  

Reporter

Kiri kanan: Guru JIS, Ferdinand Tjiong, Hotman Paris dan Neil Bantleman menunjukkan surat vonis bebas dari Pengadilan Tinggi di Rutan Cipinang, Jakarta, 14 Agustus 2015. Mereka sempat ditahan dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap siswa taman kanak-kanak di JIS. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Masyarakat dunia memperingati 17 Juli sebagai Hari Keadilan Sedunia. Momen ini merupakan hasil Konferensi Diplomatik Internasional di Roma, Italia, pada 1998. Pada peringatan tersebut, Kawan8--perkumpulan relawan netizen yang menuntut pembebasan tujuh terpidana dalam kasus Jakarta International School (JIS)--mengingatkan kembali masyarakat akan adanya rekayasa dalam kasus kekerasan seksual terhadap anak tersebut.

"Mereka menjadi korban ketidakadilan akibat malicious prosecution atau investigasi dengan niat jahat dan tuntutan palsu," ujar Arita G.Z., koordinator Kawan8, dalam siaran pers, Senin, 18 Juli 2016. Saat ini, dia melanjutkan, salinan putusan Mahkamah Agung atas terpidana Neil Bantleman sudah turun. Kawan8 mendesak agar Mahkamah Agung juga secepatnya menurunkan salinan putusan atas enam orang lain.

Hal ini diperlukan agar para pengacara dapat segera mempersiapkan langkah hukum. Menurut Arita, momentum pembersihan Mahkamah Agung--yang saat ini menjadi sorotan publik--yang paling minimal dapat dilakukan adalah persoalan administrasi.

“Salinan putusan butuh waktu lama untuk tiba di tangan pengacara korban, padahal sidang putusan sudah lama berlalu. Ini menunjukkan kelemahan Mahkamah Agung dalam mengelola administrasi,” kata Arita. Mahasiswi ini yakin hakim akan bersikap adil kali ini. Sebab, menurut dia, saat ini banyak masyarakat dan media yang telah menyadari bahwa kasus tersebut sarat rekayasa. Berbeda dengan saat awal kasus ini mencuat.

Arita mengatakan tujuan gerakan relawan ini adalah membawa para terpidana--mereka menyebutnya dengan korban kriminalisasi--kembali ke rumah mereka dan berkumpul bersama keluarganya. Serta negara merehabilitasi nama baik para korban kriminalisasi kasus ini‎.

Saat ini para relawan netizen tengah mengumpulkan sumbangan untuk perjuangan pembebasan tujuh korban rekayasa kasus JIS 2014. Kawan8 mengumpulkan donasi di https://m.kitabisa.com/justice4theinnocents yang telah terkumpul Rp 203 juta per Ahad, 17 Juli 2016.

Arita juga kembali mengingatkan masyarakat bahwa pengacara keluarga korban yang disebut disodomi dalam kasus ini adalah O.C. Kaligis, yang tengah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi terkait dengan suap. Melalui O.C. Kaligis, orang tua meminta ganti rugi US$ 125 juta, setara Rp 1,6 triliun. Jumlah itu melonjak sepuluh kali lipat dari tuntutan awal mereka.

REZA MAULANA






Berikut Langkah Hukum yang Dapat Ditempuh saat Anak Menjadi Korban Bullying

20 November 2022

Berikut Langkah Hukum yang Dapat Ditempuh saat Anak Menjadi Korban Bullying

Saat anak menjadi korban bullying, orang tua dapat melaporkan pelaku ke Komnas HAM dan polisi dengan membawa bukti dari peristiwa tersebut.


Kekerasan terhadap Anak Marak, Perhimpunan Perempuan: Seharusnya Aman dan Nyaman

8 Agustus 2022

Kekerasan terhadap Anak Marak, Perhimpunan Perempuan: Seharusnya Aman dan Nyaman

Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) mengedukasi warga DKI Jakarta untuk mencegah kekerasan terhadap anak dengan segala bentuknya.


Tangerang dan Depok Raih Predikat Kota Layak Anak Kategori Nindya

24 Juli 2022

Tangerang dan Depok Raih Predikat Kota Layak Anak Kategori Nindya

Ada beberapa poin penting yang menyebabkan Kota Tangerang meraih predikat Kota Layak Anak 2022.


Jokowi Minta Penegakan Hukum yang Tegas dalam Kasus Kekerasan terhadap Anak

23 Juli 2022

Jokowi Minta Penegakan Hukum yang Tegas dalam Kasus Kekerasan terhadap Anak

Jokowi meminta agar para pelaku kekerasan terhadap anak diberikan hukuman yang keras agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.


Jokowi Terbitkan Perpres Strategi Penghapusan Kekerasan pada Anak

18 Juli 2022

Jokowi Terbitkan Perpres Strategi Penghapusan Kekerasan pada Anak

Presiden Jokowi mengesahkan Peraturan Presiden tentang strategi penghapusan kekerasan pada anak Salah satu pertimbangan terbitnya Stratnas PKTA karena masih tingginya kasus kekerasan terhadap anak.


Jokowi Teken Perpres Kekerasan Anak di Tengah Marak Kasus Pencabulan

17 Juli 2022

Jokowi Teken Perpres Kekerasan Anak di Tengah Marak Kasus Pencabulan

Tak hanya soal kekerasan terhadap anak, Perpres yang diteken Jokowi ini juga mengatur soal keluarga rentan.


Polres Jakarta Timur Nikahkan Mahasiswi Pembuang Bayi di Pinggir Kali Ciliwung

7 Juli 2022

Polres Jakarta Timur Nikahkan Mahasiswi Pembuang Bayi di Pinggir Kali Ciliwung

Meski mahasiswi pembuang bayi itu sudah dinikahkan dengan ayah bayi itu, proses hukum terhadap MS tetap berjalan.


Viral Kasus Penganiayaan Anak Majikan di Cengkareng, 2 ART Ditetapkan Tersangka

21 Maret 2022

Viral Kasus Penganiayaan Anak Majikan di Cengkareng, 2 ART Ditetapkan Tersangka

Menurut penyelidikan polisi, kedua ART tersangka penganiayaan anak ini baru bekerja di bawah satu tahun, yaitu 6 bulan dan 2 bulan.


Polda Metro Kini Punya Buku Panduan Penanganan Kasus Kekerasan Perempuan

15 Februari 2022

Polda Metro Kini Punya Buku Panduan Penanganan Kasus Kekerasan Perempuan

Jajaran Ditreskrimum Polda Metro meluncurkan buku panduan penanganan kasus kekerasan perempuan dan anak


Kapolda Metro Jaya Sebut Banyak Polisi Belum Paham Kasus Kekerasan Perempuan

15 Februari 2022

Kapolda Metro Jaya Sebut Banyak Polisi Belum Paham Kasus Kekerasan Perempuan

Kapolda Metro Jaya apresiasi peluncuran buku SOP penanganan kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak dan perempuan.