JP Morgan: Tax Amnesty Indonesia Lampaui Ekspektasi Awal

Reporter

Presiden Joko Widodo menghadiri sosialisasi tax amnesty atau pengampunan pajak yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, 1 Agustus 2016. Sosialisasi Tax Amnesty di Kemayoran dihadiri 10.000 Orang TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Program Amnesti Pajak (Tax Amnesty) terkini yang dilaksanakan di Indonesia disebut sebagai salah satu program repatriasi paling sukses di dunia.

Seperti dilansir oleh laman Barron’s Asia, 22 September 2016, nilai pencapaian dari pelaksanaan program tax amnesty yang sedang berjalan di Indonesia telah jauh melampaui ekspektasi awal pasar untuk pernyataan harta pada kisaran nilai US$ 30-US$ 50 miliar atau sekitar Rp 400 triliun-Rp700 triliun (US$ 1 = Rp 13.200).

JP Morgan, institusi perbankan komersial dan investasi yang berpusat di Amerika Serikat, bahkan memperkirakan nilai pencapaian final pada akhir pelaksanaan program pada 31 Maret 2017 dapat berlipat ganda serta menghasilkan pendapatan fiskal pada kisaran 0,3-0,5 persen dari total produk domestik bruto (PDB).

“Kami tidak mengesampingkan adanya pengurangan tarif pajak nominal, apabila pemerintah menilai program amnesti tersebut sukses,” papar Analis JP Morgan Aditya Srinath.

Pelaksanaan Program Tax Amnesty di Indonesia digelar selama sekitar sembilan bulan sejak 18 Juli hingga 31 Maret 2017 dan terbagi atas tiga periode, masing-masing selama tiga bulan.

Merujuk data statistik amnesti pajak yang dilansir laman resmi Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, total uang tebusan berdasarkan surat pernyataan harta (SPH) yang disampaikan hingga hari ini, Jumat, 23 September 2016 pukul 18.23 WIB mencapai sekitar Rp 39,1 triliun atau 23,69 persen dari target Rp 165 triliun.

Pada saat yang sama, jumlah pernyataan harta mencapai sekitar Rp 1.637 triliun yang mayoritas bersumber dari deklarasi harta bersih dalam negeri (67,26 persen), diikuti oleh deklarasi harta bersih luar negeri (27,24 persen), dan repatriasi aset dari luar negeri (5,49 persen).

Sementara itu, total jumlah surat pernyataan harta mencapai 141.798 dengan jumlah 119.615 surat yang tercatat sepanjang bulan ini.


BISNIS.COM






Staf Khusus Sri Mulyani Jelaskan Alasan Tidak Ada Lagi Tax Amnesty

31 Juli 2022

Staf Khusus Sri Mulyani Jelaskan Alasan Tidak Ada Lagi Tax Amnesty

Yustinus Prastowo menegaskan pemerintah tidak akan lagi mengadakan program pengampunan pajak atau tax amnesty.


Negara Asal Deklarasi dan Repatriasi Harta, Sri Mulyani: Pertama dan Mayoritas Tetap di Singapura

2 Juli 2022

Negara Asal Deklarasi dan Repatriasi Harta, Sri Mulyani: Pertama dan Mayoritas Tetap di Singapura

Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, terdapat 15 negara asal deklarasi dan repatriasi harta bersih yang mengikuti program pengungkapan sukarela (PPS)


Tax Amnesty Jilid II Selesai, Pemerintah Kantongi Pajak Rp 61,01 Triliun

1 Juli 2022

Tax Amnesty Jilid II Selesai, Pemerintah Kantongi Pajak Rp 61,01 Triliun

Sri Mulyani menjelaskan program Tax Amnesty jilid II dilaksanakan selama enam bulan, yakni dari 1 Januari 2022 hingga 30 Juni 2022.


Rupiah dan IHSG Diperkirakan Perkasa, Investor Jenuh dengan Suku Bunga

30 Mei 2022

Rupiah dan IHSG Diperkirakan Perkasa, Investor Jenuh dengan Suku Bunga

Rupiah sebelumnya ditutup menguat 46 poin atau 0,31 persen ke posisi Rp 14.567 per dolar Amerika pada penutupan Jumat, 27 Mei 2022.


Program Pengungkapan Sukarela, 51 Ribu Peserta Laporkan Harta Rp 103,3 Triliun

27 Mei 2022

Program Pengungkapan Sukarela, 51 Ribu Peserta Laporkan Harta Rp 103,3 Triliun

Staf Ahli Bidang Kepatuhan Pajak Kementerian Keuangan Yon Arsal mengimbau agar para wajib pajak segera mengikuti program pengungkapan sukarela.


Kata Stafsus Sri Mulyani Soal Gilang Juragan 99 Lapor SPT dan Ikut Tax Amnesty

26 Maret 2022

Kata Stafsus Sri Mulyani Soal Gilang Juragan 99 Lapor SPT dan Ikut Tax Amnesty

Gilang Juragan 99 melaporkan SPT tahunan dan mengikuti program pengungkapan sukarela (PPS) wajib pajak atau tax amnesty di KPP Pratama Jakarta.


Tak Patuh Pajak 35 Tahun dan Dapat Ampunan Kemenkeu, Ini Cerita Jusuf Hamka

23 Maret 2022

Tak Patuh Pajak 35 Tahun dan Dapat Ampunan Kemenkeu, Ini Cerita Jusuf Hamka

Jusuf Hamka menyatakan Presiden Joko Widodo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani sangat berani mengambil risiko dengan mengadakan program tax amnesty.


Ke Sri Mulyani, Jusuf Hamka Mengaku Tak Tertib Bayar Pajak Selama 35 Tahun

23 Maret 2022

Ke Sri Mulyani, Jusuf Hamka Mengaku Tak Tertib Bayar Pajak Selama 35 Tahun

Pengusaha Mohammad Jusuf Hamka mengaku ke Menteri Keuangan bahwa dirinya tak tertib membayar pajaknya dengan benar selama 35 tahun.


Menanti Pernyataan Jokowi

2 Maret 2022

Menanti Pernyataan Jokowi

Banyak yang setuju, tapi banyak pula yang menolak penundaan Pemilu 2024. Hingga kemarin, Presiden Jokowi belum bersuara.


Bos Kapal Api Ungkap Soal Kecenderungan Konglomerat Hindari Pajak, tapi Sulit

20 Januari 2022

Bos Kapal Api Ungkap Soal Kecenderungan Konglomerat Hindari Pajak, tapi Sulit

CEO PT Kapal Api Soedomo Mergonoto berbagi cerita soal kecenderungan konglomerat yang ingin menghindari pajak.