Saham Sari Roti Turun, Dampak Bantahan Bagi Roti Gratis?  

Reporter

Editor

Juli Hantoro

TEMPO/Dasril Roszandi

TEMPO.CO, Jakarta - Harga saham pemilik merek dagang Sari Roti, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI), turun cukup dalam. Saham ini turun menyusul konfirmasi ROTI yang membantah telah memberikan dukungan terhadap aksi damai 2 Desember 2016.

Berdasarkan pantauan di RTI Business, pada penutupan perdagangan sesi pertama, harga saham ROTI terpantau turun 0,66 persen atau 10 poin ke level Rp 1.510 per lembar saham.

Sebelumnya, saham ROTI dibuka flat dari penutupan kemarin di level Rp 1.520. Saham sempat turun di level terendah sebesar 1,31 persen atau 20 poin di harga Rp 1.500. Adapun harga saham mencapai level tertingginya di posisi Rp 1.525.

Saham ROTI hingga sesi I perdagangan melibatkan transaksi 40,4 ribu lembar saham dengan nilai transaksi Rp 60,93 juta dan diperdagangkan sebanyak 93 kali.

Sebelumnya, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk memberikan bantahannya melalui website resmi Sari Roti, www.sariroti.com, tentang adanya penjual perorangan merek roti mereka (Sari Roti) yang melakukan aksi bagi-bagi roti gratis dalam aksi superdamai 212 yang digelar di Monas, Jakarta Pusat.

Sari Roti sempat menjadi trending topic urutan pertama di Twitter karena saat itu banyak pedagang Sari Roti berjejer dan menempelkan label “gratis” di gerobaknya dan membagikan roti yang mereka jual tanpa meminta uang penjualan. Namun pihak Sari Roti kemudian membantah mendukung aksi damai tersebut dan menyatakan itu bukan dari mereka sebagai produsen.

Berikut ini keterangan resmi PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) dalam web resminya.

PENGUMUMAN

Sehubungan dengan beredarnya informasi mengenai adanya pembagian produk Sari Roti secara gratis oleh penjual roti keliling (hawker tricycle) pada aksi superdamai 212, dengan ini kami sampaikan bahwa:

PT Nippon Indosari Corpindo Tbk selaku produsen produk Sari Roti memberikan apresiasi sebesar-besarnya atas terlaksananya aksi superdamai 212 yang berjalan dengan lancar dan tertib pada tanggal 2 Desember 2016.

PT Nippon Indosari Corpindo Tbk senantiasa berkomitmen menjaga nasionalisme, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika dengan senantiasa berusaha menjadi perusahaan kebanggaan Indonesia.

Dengan tidak mengurangi apresiasi kami atas aksi superdamai kemarin, dengan ini kami sampaikan bahwa PT Nippon Indosari Corpindo Tbk tidak terlibat dalam semua kegiatan politik. Kemunculan informasi mengenai pembagian produk Sari Roti secara gratis oleh penjual roti keliling (hawker tricycle) merupakan kejadian yang berada di luar kebijakan dan tanpa seizin PT Nippon Indosari Corpindo Tbk.

Sehubungan dengan hal tersebut di atas, dengan ini PT Nippon Indosari Corpindo Tbk menyampaikan bahwa:

Produk Sari Roti tersebut adalah produk yang dibeli oleh salah seorang konsumen melalui salah satu agen yang berlokasi di Jakarta.

Pihak pembeli meminta agar produk tersebut dapat diantarkan ke area pintu masuk Monas dan dipasangkan tulisan "gratis" tanpa pengetahuan dan perizinan pihak PT Nippon Indosari Corpindo Tbk.

Demikian informasi ini kami sampaikan agar tidak terjadi kesalahpahaman di berbagai pihak. PT Nippon Indosari Corpindo Tbk berkomitmen selalu menjaga nasionalisme, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika, serta tidak terlibat dalam semua aktivitas kegiatan politik.

DESTRIANITA







RANS Entertainment Bakal IPO Tahun Ini, Analis Wanti-wanti Sejumlah Hal

4 hari lalu

RANS Entertainment Bakal IPO Tahun Ini, Analis Wanti-wanti Sejumlah Hal

Perusahaan milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, RANS Entertainment, berencana IPO pada tahun ini. Bagaimana prospeknya?


IHSG Ditutup Tertahan di Zona Merah, Saham GOTO Paling Banyak dan Aktif Diperdagangkan

8 hari lalu

IHSG Ditutup Tertahan di Zona Merah, Saham GOTO Paling Banyak dan Aktif Diperdagangkan

Samuel Sekuritas melaporkan IHSG tertahan di zona merah. IHSG ditutup di level 6.860.8 atau turun 0,2 persen. Saham GoTo paling aktif diperdagangkan.


Manulife Aset Manajemen Indonesia Sebut Sektor yang Bakal Cerah di Pasar Saham 2023

14 hari lalu

Manulife Aset Manajemen Indonesia Sebut Sektor yang Bakal Cerah di Pasar Saham 2023

Selera investasi di pasar saham di Indonesia telah berubah.


IHSG Pagi Ini Dibuka Naik 0,16 Persen ke 6.698,8

15 hari lalu

IHSG Pagi Ini Dibuka Naik 0,16 Persen ke 6.698,8

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 10,75 poin atau 0,16 persen pada pagi hari ini, 17 Januari 2023, ke level 6.698,8.


IHSG Melemah di Tengah Sentimen Positif Melambatnya Kenaikan Suku Bunga Fed

16 hari lalu

IHSG Melemah di Tengah Sentimen Positif Melambatnya Kenaikan Suku Bunga Fed

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin pagi melemah di tengah sentimen positif potensi melambatnya kenaikan suku bunga the Federal Reserve.


Samuel Sekuritas Prediksi IHSG Menguat ke Level 6.700, Cek 7 Rekomendasi Saham Ini

19 hari lalu

Samuel Sekuritas Prediksi IHSG Menguat ke Level 6.700, Cek 7 Rekomendasi Saham Ini

IHSG tertahan support di level 6570. Setelah IHSG kemarin menguat, Samuel Sekuritas memprediksi IHSG akan melanjutkan penguatan ke level 6700 lalu ke 6800.


IHSG Awal Pekan Naik, Ikuti Penguatan Bursa Regional dan Global

23 hari lalu

IHSG Awal Pekan Naik, Ikuti Penguatan Bursa Regional dan Global

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan ini bergerak nai,k mengikuti penguatan bursa saham regional dan global.


OJK Beberkan Perkembangan Pasar Modal RI hingga Akhir Tahun 2022

30 hari lalu

OJK Beberkan Perkembangan Pasar Modal RI hingga Akhir Tahun 2022

OJK membeberkan perkembangan pasar modal di Indonesia.


Bos OJK: Perkuat Ekonomi, Maka Tak Ada Istilah Wait and See Bagi Investasi di RI

30 hari lalu

Bos OJK: Perkuat Ekonomi, Maka Tak Ada Istilah Wait and See Bagi Investasi di RI

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Mahendra Siregar mengatakan bahwa perekonomian di Indonesia harus diperkuat.


Sri Mulyani: Meski 2022 Tahun yang Brutal, Perdagangan BEI Ditutup dengan Resilient

30 hari lalu

Sri Mulyani: Meski 2022 Tahun yang Brutal, Perdagangan BEI Ditutup dengan Resilient

Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa 2022 merupakan tahun yang brutal, bahkan bursa saham di banyak negara lain terkena dampaknya.