Wamenlu Yakin Indonesia Dapat Akses ke Siti Aisyah

Reporter

Wakil Menteri Luar Negeri RI Abdurrahman M. Fachir dalam penutupan Bali Democracy Forum VIII di Nusa Dua, Bali, 11 Desember 2015. (Foto: Fasmed Kemlu)

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman Fachir optimistis Indonesia bisa mendapat akses ke Siti Aisyah setelah masa pemeriksaan oleh kepolisian Malaysia berakhir. Apabila mengikuti aturan masa pemeriksaan, yaitu 7 x 24 jam, akses bisa didapatkan besok.

"Apa yang jelas, sudah ada komunikasi antara pengacara kita dan penyidik. Kita lihat realisasinya besok. Saya optimis akses diberikan," ujar Fachir saat dicegat di Istana Kepresidenan, Selasa, 21 Februari 2017.

Baca juga:
Desainer Ini Puji Kaus LOL Pembunuh Kim Jong-nam Stylish
Kemenlu: Siti Aisyah Sehat dan Telah Ikut Rekonstruksi

Siti terjerat perkara pembunuhan saudara tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, yang bernama Kim Jong-nam. Kim diduga dibunuh di bandara Kuala Lumpur pada Rabu pekan lalu, dan Siti ditangkap setelah dikenali penegak hukum lewat rekaman CCTV bandara.

Sejak ditangkap oleh kepolisian Malaysia, Indonesia belum memiliki akses ke Siti. Siti masih menjalani pemeriksaan selama 7 x 24 jam yang dilakukan kepolisian Malaysia di Negara Bagian Selangor.

Fachir memastikan pemerintah akan mengupayakan segala hal untuk bisa memberikan pendampingan hukum kepada Siti. Bahkan, kata ia, pendekatan diplomatik sudah dilakukan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat bertemu Kementerian Luar Negeri Malaysia di Filipina pekan ini.

"Perlu diketahui juga bahwa Malaysia pasti memerlukan Indonesia juga dalam banyak hal seperti informasi dan data. Mau tidak mau komunikasi harus dibangun," ujar Fachir.

Terakhir, Fachir menyatakan Indonesia akan tetap menghormati ketentuan di Malaysia selama melakukan atau mengupayakan pendampingan hukum kepada Siti.

ISTMAN M.P.






Myanmar Tak Diundang Lagi ke Bali Democracy Forum

3 hari lalu

Myanmar Tak Diundang Lagi ke Bali Democracy Forum

Kementerian Luar Negeri RI dengan tanpa menyebutkan alasannya, memastikan Myanmar tidak diundang ke Bali Democracy Forum pekan depan.


Beijing dan Manila Adu Mulut Perkara Puing Roket di Laut Cina Selatan

14 hari lalu

Beijing dan Manila Adu Mulut Perkara Puing Roket di Laut Cina Selatan

Filipina menuding kapal penjaga pantai Cina telah mengambil puing roket yang telah diamankannya di Laut Cina Selatan. Beijing membantah.


Menlu Rusia Dikabarkan Dirawat di Rumah Sakit setelah Tiba di Bali

22 hari lalu

Menlu Rusia Dikabarkan Dirawat di Rumah Sakit setelah Tiba di Bali

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dibawa ke rumah sakit setelah tiba di Bali untuk KTT G20


Tempat Parkir Pesawat Kepala Negara di KTT G20 Bakal Disebar ke Sejumlah Bandara

23 hari lalu

Tempat Parkir Pesawat Kepala Negara di KTT G20 Bakal Disebar ke Sejumlah Bandara

Bandara I Gusti Ngurah Rai menyiapkan 43 apron untuk kepala negara atau delegasi KTT G20, sedangkan sisanya 19 apron untuk penerbangan komersial


Duta Besar Damos Soroti Peran Indonesia di Konvensi Kejahatan Siber PBB

31 hari lalu

Duta Besar Damos Soroti Peran Indonesia di Konvensi Kejahatan Siber PBB

Pemangku kepentingan di Indonesia diminta fokus dan menaruh perhatian pada pembahasan konvensi kejahatan siber.


Amerika Beri Pelatihan Pencegahan Terorisme

31 hari lalu

Amerika Beri Pelatihan Pencegahan Terorisme

Peserta mendapat pelatihan untuk mencegah, mendeteksi, dan melumpuhkan terorisme dengan menggunakan unsur Kimia, Biologi, Radiologi, dan Nuklir (KBRN)


WNI Rampok Toserba di Tokyo, Rampas Uang Senilai Rp3,6 Juta

32 hari lalu

WNI Rampok Toserba di Tokyo, Rampas Uang Senilai Rp3,6 Juta

WNI ditangkap di Tokyo karena diduga merampok uang senilai Rp3,6 juta. Kemenlu akan mendampinginya.


Vladimir Putin Belum Putuskan Hadiri KTT G20

33 hari lalu

Vladimir Putin Belum Putuskan Hadiri KTT G20

Vladimir Putin belum memutuskan apakah aka menghadiri KTTG20 di Bali secara langsung.


Kementerian Luar Negeri Amerika Menuduh Rusia Membiarkan Kelaparan

34 hari lalu

Kementerian Luar Negeri Amerika Menuduh Rusia Membiarkan Kelaparan

Amerika menuduh Rusia membiarkan negara berkembang kelaparan setelah menarik diri dari kesepakatan ekspor gandum.


Rishi Sunak Jadi PM Inggris, Kementerian Luar Negeri Optimistis Kemitraan Strategis Tetap Lanjut

39 hari lalu

Rishi Sunak Jadi PM Inggris, Kementerian Luar Negeri Optimistis Kemitraan Strategis Tetap Lanjut

Di tengah masalah domestik Inggris yang menumpuk menyusul terpilihnya Perdana Menteri Rishi Sunak, Kementerian Luar Negeri berharap apa yang sudah menjadi kepentingan bersama di antara kedua negara akan terus berlanjut.