free stats

Penggusuran Bukit Duri, Ahok Minta Warga Masuk Rusun Dulu  

Kamis, 27 Agustus 2015 | 13:49 WIB
Penggusuran Bukit Duri, Ahok Minta Warga Masuk Rusun Dulu   
Pekerja memasang tiang pancang sepanjang bantaran Sungai Ciliwung, Kampung Pulo, Jakarta, 27 Agustus 2015. Tiang pancang dipasang sebagai langkah awal normalisasi Sungai Ciliwung. Tiang pancang itu merupakan penyangga utama sheet pile (turap beton) yang akan dibangun nanti. TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meminta warga Bukit Duri segera menempati Rumah Susun Cipinang Besar Selatan (Cibesel) meski kondisinya tak laik huni.  

"Segera setelah tahap finishing kamu masuk, ada jaminan kontraktor selama enam bulan untuk memperbaiki kekurangan yang dilaporkan warga," kata Ahok saat ditemui di Balai Kota Jakarta pada Kamis, 27 Agustus 2015.

Rusun Cibesel disiapkan untuk merelokasi warga Bukit Duri yang kini tinggal di bantaran Kali Ciliwung. Banyak warga yang mengeluhkan kondisi rusun yang memprihatinkan. "Kamu saja bangun rumah sendiri, biasa ada bocor, semen tertinggal. Ini ratusan rusun yang dibangun," ujarnya.

Ahok meminta para warga kooperatif. Ia berharap warga yang terkena relokasi dengan sukarela menempati rusun yang disediakan dan segera melaporkan jika ada kekurangan. (Lihat Video: Kekhawatiran Warga Kampung Pulo di Rusun Baru, Beginilah Rupa Rumah Susun Jatinegara, Nestapa Usai Hari Kemerdekaan, Ahok: Saya Dilawan Makin Loncat)



Pemerintah Kota Jakarta Timur bakal menggusur permukiman warga Bukit Duri yang terletak di seberang Kampung Pulo. Petugas saat ini mulai membuat turap dan menata bekas permukiman warga di Kampung Pulo.

NIBRAS NADA NAILUFAR



Komentar

Baca Juga