Anies Baswedan Temui Rizieq Shihab, Netizen Heboh

Senin, 02 Januari 2017 | 06:56 WIB
Anies Baswedan Temui Rizieq Shihab,  Netizen Heboh
Salah satu kandidat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memenuhi undangan seminar yang digelar Ketua Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, 1 Januari 2017. (Twitter.com)

TEMPO.CO, Jakarta - Kehadiran calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menemui Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di markas pusat FPI, di Petamburan, Jakarta Pusat, membuat kalangan netizen gaduh. Nama Anies pun masuk dalam trendic topic Twitter Indonesia dengan tagar #FPIDukungAnies.

Ada yang kontra ada yang pro. Bahkan kalangan yang kontra dengan Anies sampai membuat tagar #FPIDukungAnies untuk menyerang kandidat gubernur nomor tiga itu.

Baca juga:Tim Sukses Agus-Sylviana Bantah Tersangka Makar Jamran Anggotanya

Anies sebenarnya datang untuk acara diskusi yang dibuat  oleh FPI dengan tema 'Mengenal Ideologi Trans-Nasional di Era Globalisasi: Pengaruhnya terhadap Ahlussunnah wal Jamaah dan NKRI. Adapun pembicara utama dalam diskusi itu, yakni Prof. Dr. Mohammad Baharun Dr. Abdul Chair Ramadhan, serta Dr. Hidayat Nur Wahid. Dalam akun Twitter resmi FPI, Ketua FPI Rizieq menyebut diskusi itu untuk mencegah ideologi yang tak sesuai dengan umat Islam yang berkembang di Indonesia.



Dalam kesempatan itu, seperti disampaikan akun Twitter FPI, Anies  mengklarifikasi sejumlah fitnak kepada dirinya antara lain Anies dituduh sebagai pemeluk Syiah, Wahabi, dan Islam Liberal Anies menegaskan, “Saya seorang ahlu sunnah wal jamaah, bukan yang lain.”

Dalam pidato-pidato sebelumnya, termasuk di kantor Tempo.co, Anies selalu menjelaskan dia sudah kenyang mendapat fitnah dari sana-sini. “Ketemu kelompok ini difitnah, ketemu kelompok itu difitnah,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Dia mengaku pernah difitnah sebagai orang Syiah sekaligus difitnah sebagai penganut Wahabi. Padahal Syiah dan Wahabi kan bermusuhan. “Aneh bukan?” katanya saat di kantor Tempo.

Menurut Anies, bertemu dengan banyak kelompok, menghadiri undangan berbagai diskusi merupakan salah satu pesan yang dibawa oleh pasangan Anies-Sandi. “Kami ini pasangan yang terbuka, bisa bertemu, berdialog dan bertukar pikiran dengan berbagai pihak, dengan siapa saja. Karena itu undangan diskusi dan dialog lintas isu hampir selalu kami hadiri,” kata Anies.

Dia menambahkan, "Jakarta untuk semua, dan setiap warga Jakarta berhak berdiskusi dengan pasangan calon Anies-Sandi," katanya.



Namun, pertemuan Anies dan Ketua FPI Rizieq Shihab ini dimanfaatkan untuk kelompok kontra Anies. Mereka menyerang dengan membuat tagar #FPIDukungAnies. Tagar ini menjadi terpopuler nomor ke-8 di Twitter Indonesia. Tagar ini dalam 12 jam terakhir mempunyai potensi dilihat oleh 154 ribu akun da nada 82 akun yang berkontribusi terhadap tagar ini.




Salah satu akun pendukung calon gubernur Basuki Tjahaja Purnama, @PartaiSocmed misalnya menulis, “Terimakasih teman2. Kalian memang baik hati dan suka menolong. Malam ini berhasil menolong Pak Anies agar #FPIdukungANIES…”

Namun, FPI membantah bawa mereka secara resmi mendukung Anies Baswedan. “Kami hanya menganjurkan memilih calon gubernur muslim yang amanah,” kata siaran pers FPI dalam laman Twitternya.

Dalam akun Twitternya, FPI menulis, “STRES, Ahoker bikin hestek #FPIDukungAnies, padahal baru kemarin ngotot opinikan #FPIDukungAHY. Tidak apa, yg penting bkn dukung TERDAKWA .”

Anies sendiri belum mengeluarkan pernyataan apa-apa soal tagar #FPIDukungAnies yang menjadi trending topic. Dia hanya menulis, "Saya posting apa pun dijawab om telolet om. Kalau saya posting ini apa komen mereka ya?" tanya Anies dengan nada bercanda.

TWITTER | ANT | BS



 





 





Komentar

Baca Juga

Pilkada Terpopuler