Suku di Amerika Selatan ini Punya Jantung Paling Sehat di Dunia

Senin, 20 Maret 2017 | 12:24 WIB
Suku di Amerika Selatan ini Punya Jantung Paling Sehat di Dunia
Suku Tsimane menurut penelitian memiliki jantung paling sehat di dunia. Newscientist.com

TEMPO.CO, New Mexico - Orang-orang atau suku asli Tsimane yang tinggal di Sungai Amazon, wilayah Bolivia, memiliki pembuluh nadi paling sehat dari semua populasi manusia di dunia yang pernah dipelajari. Para peneliti yang memeriksa lebih dari 705 pria dan wanita suku Tsimane menemukan hampir 90 persen dari mereka memiliki pembuluh nadi yang jelas. Ini menunjukkan merka tidak memiliki resiko penyakit jantung.

Bahkan orang yang lebih tua menujukkan kesehatan yang sangat baik. Hampir dua per tiga warga suku Tsimane yang berusia lebih dari 75 tahun hampir bebas dari risiko penyakit jantung, dan hanya 8 persen yang memiliki tingkat risiko sedang hingga tinggi. Prevalensi risiko sedang hingga tinggi untuk penyakit jantung, lima kali lipat lebih besar pada orang dewasa di AS.

Seorang pria Tsimane berusia 80 tahun memilik pembuluh nadi yang sangat sehat menyerupai pria berusia 55 tahun di AS.“Suku asli Tsimane memiliki prevalensi terendah penyakit arteri koroner (pembentukan plak yang menyebabkan nyeri dada dan serangan jantung) dari setiap populasi yang pernah dipelajari,” ujar Hillard Kaplan, Profesor Evolusi Antropologi University of New Mexico.

Kaplan dan timnya mengunjungi 85 Desa Tsimane dalam kurun waktu 11 tahun, dan menganalisa risiko serangan jantung menggunakan CT Scan Sinar X. “Gaya hidup Suku Tsimane menunjukkan bahwa diet rendah lemak jenuh dan karbohidrat kaya serat non-olahan yang tinggi, tidak merokok, dan aktif sepanjang hari dapat membantu mencegah pengerasan pada arteri jantung,” kata Kaplan.



Dalam pandangan Nilesh Samani dari British Heart Foundation, tidak mungkin orang di kota-kota besar meniru jalan hidup masyarakat Tsimane.“Tapi ada aspek-aspek tertentu dari gaya hidup mereka seperti tidak merokok dan makan diet rendah lemak, lebih baik diadopsi dalam kehidupan kita untuk mengurangi risiko penyakit jantung,”ujarnya.

NEWSCIENTIST | THE GUARDIAN| NBCNEWS | HOTMA SIREGAR



Komentar

Baca Juga