Dituding Bangkitkan Orde Baru, Anies: Isu Murah

Selasa, 21 Maret 2017 | 05:30 WIB
Dituding Bangkitkan Orde Baru, Anies: Isu Murah
Anies Baswedan menyapa masyarakat dengan menunjukkan 3 jarinya pada kampanye putaran kedua di RW 06 Grogol Utara, Jakarta Selatan, 9 Maret 2017. Dalam pertemuan ini dihadiri sejumlah tokoh RW setempat. Tempo/Febri Husen/Magang

TEMPO.CO, Jakarta - Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, tidak terlalu menanggapi tudingan dia akan membangkitkan kekuatan Orde Baru. "Masak, kalau foto lalu dikaitkan. Semurah itu, ya," kata Anies kepada awak media setelah melakukan kampanye di Jalan Ampera Raya, Ragunan, Jakarta Selatan, Senin, 20 Maret 2017.

Baca juga: Anies-Sandiaga Bertemu Titiek Soeharto, Ini yang Dibicarakan

Anies dianggap pro-Orde Baru karena Titiek Soeharto menyatakan dukungannya untuk pasangan Anies-Sandi. Anies juga terlihat hadir dalam acara Haul Soeharto dan Supersemar yang digelar di Masjid At-Tin, Jakarta Timur, 11 Maret 2017. Kedatangannya itu membuat calon gubernur yang diusung Partai Gerakan Indonesia Raya dan Partai Keadilan Sejahtera tersebut dianggap merapat ke keluarga Soeharto.

Menurut Anies, dukungan Titiek Soeharto tak lantas membuatnya membangun lagi Orde Baru pada masa kepemimpinannya kelak. Namun Anies mengaku bersyukur didukung Titiek.



Senada dengan Anies Baswedan, Ketua Partai Gerindra Jakarta Selatan Nuri Shaden menanggapi positif dukungan keluarga Cendana itu.

Baca juga: Bertemu Probosutedjo, Ahok Bantah Cari Dukungan Cendana

"Yang penting banyak yang mendukung Anies-Sandi, alhamdulillah," kata Nuri setelah mengikuti kampanye Anies di Ragunan.

BENEDICTA ALVINTA | YY



 






Komentar

Baca Juga