Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Candi dan Patung Batu Ditemukan di Nganjuk

image-gnews
Iklan
TEMPO Interaktif, Nganjuk:Sebuah bangunan yang diduga sebagai candi peninggalan kerajaan Mojopahit ditemukan di bawah tanah di Dusun Pungon, Kelurahan Kartoharjo, Kecamatan Kota, Kabupetan Nganjuk. Penemuan situs peninggalan purbakala tersebut secara tidak sengaja, saat terjadi penggalian pondasi kaki menara pemancar telepon selular, sejak sepuluh hari lalu. Hingga kini, jati diri dan latar belakang sejarah bangunan dan patung tersebut belum bisa diidentifikasi. "Kami belum tahu secara persis bangunan apa yang terdapat di dalam tanah tersebut," kata Kepala Seksi Kebudayaan Dinas Pariwisata Pemkab Nganjuk Drs. Budiman, Selasa (9/4). Budiman memperkirakan, ada tiga kemungkinan ikhwal bangunan tersebut. Pertama, memang benar-benar candi. Kedua, semacam padepokan tempat tinggal seorang empu berilmu tinggi. Ketiga, sendang atau mata air, karena di lubang yang sedianya dipakai sebagai pondasi kaki menara tersebut terus-menerus mengeluarkan air. "Untuk lebih jelasnya, kami mendatangkan tim arkeologi dan sejarawan dari Dinas Purbakala Jawa Timur yang berkantor di Trowulan, Mojokerto," kata Budiman. Berdasarkan penelusuran Tempo News Room selama sepuluh hari di lokasi penemuan situs purbakala tersebut, awal penemuan terjadi saat cangkul para kuli penggali lubang kaki menara telepon selular membentur batu bata merah pada kedalaman dua meter. Anehnya, batu bata tersebut berukuran sangat besar, yaitu 40X40 cm. Dua kali lebih besar dari batu bata lazimnya. Para kuli penggali terus memperdalam penggalian hingga kedalaman sekitar 5 meter. Semakin dalam, batu bata tersebut semakin banyak dan menyerupai tembok sebuah bangunan. Penggalian, baru berhenti, ketika Samsuri, 50, salah seorang penggali membentur sebongkah batu. Oleh para penggali, batu tersebut kemudian dicuci dengan air. Dan setelah dicermati ternyata batu tersebut berwujud patung. Bentuknya mirip patung Dewa Wisnu dalam posisi duduk, setinggi sekitar 30 cm. "Melihat bentuknya, memang patung tersebut mirip Dewa Wisnu. Dan ini sesuai dengan tradisi pada jaman kerajaan Majapahit yang senantiasa meletakkan patung Dewa Wisnu di tengah-tengah tempat peribadatan atau candi," jelas Budiman. Khawatir terjadi kerusakan, pemerintah setempat menghentikan proses pembangunan menara tersebut. Selanjutnya, patung Dewa Wisnu diamankan di kantor kelurahan Kartoharjo yang terletak sekitar 500 meter dari lokasi penemuan. Sementara batu bata berukuran besar tersebut di tata di sebelah lokasi penggalian. "Patung tersebut kami amankan, sambil menunggu tim arkeologi dan sejarawan dari Dinas Purbakala Jawa Timur," kata Plt. Kepala Kelurahan Kartoharjo, Riang Wijanarko. (Dwijo Utomo Maksum-Tempo News Room)
Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Tim Indonesia All Stars Jalani Latihan Terakhir Jelang Lawan Red Sparks, 3 Pemain Masih Absen

4 menit lalu

Kapten timnas voli putri Indonesia All Stars, Agustin Wulandhari, usai menjalani latihan jelang menghadapi Red Sparks di GOR Bulungan, Jakarta, Jumat, 19 April 2024. (ANTARA/FAJAR SATRIYO)
Tim Indonesia All Stars Jalani Latihan Terakhir Jelang Lawan Red Sparks, 3 Pemain Masih Absen

Para pemain tim voli putri Indonesia All Stars menjalani latihan terakhir menjelang pertandingan melawan klub voli Korea Selatan, Red Sparks.


Kominfo Pastikan Tak Akan Beri Keistimewaan bagi Starlink

5 menit lalu

Satelit internet Starlink SpaceX di orbit. Kredit : SpaceX
Kominfo Pastikan Tak Akan Beri Keistimewaan bagi Starlink

Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi mengatakan kehadiran starlink menjadi tantangan bagi semua operator seluler di Indonesia.


Akan Diperiksa sebagai Tersangka pada Jumat, Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Tak Bisa Hadir ke KPK Karena Sakit

7 menit lalu

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali melakukan orasi di parkir selatan Ponpes Bumi Sholawat, Tulangan, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis 1 Februari 2024. ANTARA FOTO/Umarul Faruq
Akan Diperiksa sebagai Tersangka pada Jumat, Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Tak Bisa Hadir ke KPK Karena Sakit

Kuasa hukum Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali alias Gus Muhdlor mengatakan kliennya tak dapat memenuhi panggilan KPK karena sakit.


Cara Menonaktifkan Sementara dan Menghapus Permanen Akun Instagram

7 menit lalu

Logo Instagram. Kredit: TechCrunch
Cara Menonaktifkan Sementara dan Menghapus Permanen Akun Instagram

Terdapat dua pilihan ketika ingin rehat dari Instagram, yakni menonaktifkan sementara dan menghapus akun secara permanen.


Sambut Hari Kartini, BCA Sediakan Kredit UMKM Perempuan Berbunga Rendah

8 menit lalu

BCA. Tempo/Tony Hartawan
Sambut Hari Kartini, BCA Sediakan Kredit UMKM Perempuan Berbunga Rendah

BCA menghadirkan program Kredit Multiguna Usaha khusus bagi perempuan pengusaha ataupun usaha yang memiliki mayoritas karyawan perempuan.


Pentingnya Cek Gula Darah dan Kolestereol Setelah LIbur Lebaran

11 menit lalu

Ilustrasi tes gula darah penderita diabetes (pixabay.com)
Pentingnya Cek Gula Darah dan Kolestereol Setelah LIbur Lebaran

Di hari raya, masyarakat cenderung mengonsumsi makanan yang kaya lemak dan gula, yang berdampak negatif kesehatan jantung. Maka perlu cek gula darah.


Usai Banjir Lahar Dingin, Warga Gunung Marapi Dibayangi Bencana Hidrometeorologi Akibat Curah Hujan Tinggi

17 menit lalu

Warga membersihkan mobilnya yang terseret banjir lahar dingin di Nagari Bukik Batabuah, Agam, Sumatera Barat, Sabtu, 6 April 2024. Data Nagari Bukik Batabuah menyebutkan  banjir lahar dingin  yang terjadi pada Jumat (5/4) itu menerjang 17 unit mobil dan sejumlah motor dan 40 rumah, tiga di antaranya rusak berat, serta areal pesawahan dan memutus sementara jalan alternatif mudik Pekanbaru - Padang.   ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra
Usai Banjir Lahar Dingin, Warga Gunung Marapi Dibayangi Bencana Hidrometeorologi Akibat Curah Hujan Tinggi

Jika curah hujan untuk sepekan ke depan meningkat, maka potensi bencana susulan serupa bisa saja terjadi.


Survei LSI: Kepercayaan ke MK Naik Jadi 73 Persen Efek Sidang Sengketa Pilpres

22 menit lalu

Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Djayadi Hanan dalam pemaparan hasil survei yang dipantau secara daring dari Jakarta, Rabu 30 Agustus 2023. ANTARA/Fath Putra Mulya
Survei LSI: Kepercayaan ke MK Naik Jadi 73 Persen Efek Sidang Sengketa Pilpres

Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan, menyebut hasil survei menunjukkan MK mengalami tren peningkatan efek sidang sengketa hasil pilpres 2024.


Banjir Amicus Curiae, Relawan Prabowo-Gibran Sebut MK Seperti Peradilan Jalanan

24 menit lalu

Perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum atau BEM FH dari Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponegoro, Universitas Padjajaran, dan Universitas Airlangga menyerahkan amicus curiae atas permohonan perselisihan hasil pemilihan umum atau PHPU Pilpres di Mahkamah Konstitusi pada Selasa, 16 April 2024. TEMPO/Amelia Rahima Sari
Banjir Amicus Curiae, Relawan Prabowo-Gibran Sebut MK Seperti Peradilan Jalanan

Dia menjelaskan berbagai amicus curiae yang berdatangan ke MK bertentangan dengan sistem hukum di Indonesia.


Bandara Soekarno - Hatta Peringkat 28 Terbaik Dunia, Nomor 5 Kategori 70 Juta Penumpang

33 menit lalu

Penumpang terlihat memindai paspornya dan menghadap ke autogate atau pintu otomatis imigrasi di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, pada 3 Januari 2024. (ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/Spt)
Bandara Soekarno - Hatta Peringkat 28 Terbaik Dunia, Nomor 5 Kategori 70 Juta Penumpang

Skytrax menetapkan Bandara Soekarno - Hatta peringkat 28 terbaik dunia 2024.